Pages

Showing posts with label Moms Diary. Show all posts
Showing posts with label Moms Diary. Show all posts

Tuesday, April 23, 2013

Dibalik Anak Cerdas Ada Ibu Yang Hebat

Anak cerdas dan berprestasi adalah dambaan semua orang tua di belahan bumi manapun. Seperti halnya saya, sosok seorang ibu yang juga mendambakan putri saya Alin (kini berusia 3.5 tahun) tumbuh menjadi anak yang cerdas dan menorehkan banyak prestasi. 

Ibu adalan pemeran pertama untuk menjadikan anak cerdas, meski tak dapat ditampik bahwa ayah juga mempunyai peranan. "Wow pintar sekali anak ini, siapa ya ibunya yang membuatnya jadi pintar seperti ini" pujian seperti itu kerap akan terdengar bila seseorang bertemu dengan anak yang cerdas. Karena sejak dalam kandungan sampai lahir ke dunia, ibu bertanggung jawab untuk memperhatikan asupan gizi anak dan juga memperhatikan stimulasi yang diberikan.

Menurut saya agar anak cerdas, bukan saja memerlukan asupan gizi yang cukup tetapi membutuhkan beberapa stimulasi untuk mengasah kecerdasannya. Beberapa hal yang saya coba terapkan pada Alin untuk mengasah kecerdasannya, yaitu :
Melihat gajah dari dekat 
  1. Mengembangkan rasa ingin tahu : Suatu hari saya pernah membacakan cerita tentang gajah dan Alin timbul rasa ingin tahunya tentang badan gajah sebesar apa, telinganya selebar apa dan lainnya. Untuk memenuhi keingintahuannya selain saya menjelaskan dengan deskripsi kata dan gambar, saya juga mengajaknya ke kebun binatang. Hal tersebut berguna agar dia tahu seperti apa sebenarnya binatang gajah tersebut dan membandingkan dengan imajinasinya. Semua hal yang dia ingin tahu saya minta dia membuat imajinasi menurutnya sendiri dan ditunjukkan baik secara kata maupun gambar, dan tugas saya mencoba menjawab rasa ingin tahu Alin tersebut dengan sesuatu yang benar. Bagi saya jika rasa ingin tahu sudah melekat pada anak, ini membuat anak semakin kritis dan mengasah otaknya menjadi lebih cerdas.
  2. Menumbuhkan kepercayaan diri : PD atau percaya diri bisa dibangun dari rumah. Saat ini Alin sudah memilih dan memakai pakaian sendiri ataupun makan dengan sendiri tanpa mau dibantu. Saya sengaja membiarkannya dan pada saat selesai saya berikan pujian seperti "Sip banget Alin, sudah bisa makan sendiri" atau "Alin keren pakai baju itu apalagi pakai bajunya sendiri". Kata pujian itu dapat membantu Alin percaya diri pada apa yang dikerjakan dan diputuskannya. Menurut saya anak yang percaya diri akan lebih berani untuk bereksplorasi dan mudah menerima stimulasi.
    makan sendiri melatih percaya diri
  3. Kembangkan disiplin dan tanggung jawab : Salah satu cara disiplin yang saya ajarkan adalah toilet training, saya membiasakan sebelum tidur malam dia akan buang air kecil dahulu. Dan untuk melatih tanggung jawabnya, saya melatihnya untuk menyimpan mainan ke tempatnya setiap selesai bermain.
Untuk mendukung langkah diatas, sehingga grafiknya bergerak naik ada tambahan yang perlu kita berikan pada anak. Tambahan ini perlu ditambahkan dari dalam yaitu dengan asupan gizi yang cukup sehingga anak akan sehat dan dapat berkembang kecerdasannya dengan baik. Asupan gizi yang cukup bisa diperoleh dari makanan yang sehat dan vitamin untuk anak.

Alin termasuk anak yang aktif dan lincah, tentunya banyak aktifitas yang dilakukannya.Untuk anak yang aktif seperti Alin sebaiknya memberikan vitamin yang mengandung Omega 3 yang dapat membantu pertumbuhan otak, melindungi sel-sel otak, serta memastikan otak dan retina mata bekerja dengan optimal. Salah satu vitamin terbaik untuk anak  yang dapat dijadikan pilihan adalah Seven Seas Emulsion.  Kandungan Seven Seas sangat dibutuhkan untuk perkembangan otak dan kondisi tubuh anak, karena di dalamnya terkandung Omega 3, vitamin A, D, E, C, B6 selain itu mengandung minyak hati ikan Cod. 

Seven Seas merupakan vitamin untuk anak

Siapa tak ingin punya anak cerdas, tentu tak seorang ibu pun yang menolaknya. Ibu yang hebat dan bijak tentu akan memberikan yang terbaik untuk buah hatinya. Kasih sayang ibu akan diberikan baik dari dalam dan luar. Kasih sayang dari dalam berupa pemberian makanan sehat, bergizi dan vitamin, sedangkan dari luar berupa pujian, penghargaan dan stimulasi . Sekarang bagaimana kita bisa menjadi ibu yang hebat buat si buah hati yang cerdas, semua jawabannya ada di tangan para ibu.

Referensi


Tulisan ini diikutkan dalam 
Lomba Blog Moms and Baby's Diary

Monday, April 15, 2013

Hebatnya DHA Untuk Perkembangan Otak Anak


Dambaan seorang ibu dimanapun berada pastinya memiliki anak yang sehat dan cerdas. Demikian juga dengan saya, karena hal tersebut saya dapat merasa menjadi ibu sempurna. Oleh karena itu, seorang ibu akan mempersiapkan dan memberikan nutrisi terbaik untuk anaknya sejak dalam kandungan sampai terlahir ke dunia bahkan sampai anak tersebut tumbuh besar.



Nutrisi yang diberikan ibu pada buah hatinya sejak dalam kandungan akan mempengaruhi perkembangan otak anak. Nutrisi ini diperoleh dari makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh sang ibu. Salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan ibu adalah DHA.

DHA adalah kata yang familiar di telinga kita, tetapi tidak semua ibu tahu apa artinya DHA untuk anak kita. DHA (docosahexaenoic acid) ialah sejenis adam lemak tidak jenuh ganda omega-3. DHA merupakan lemak utama pembentuk otak dan, retina mata dan system saraf pusat.

Pemberian DHA saat bayi berasal dari ASI, pemberian ASI sampai 2 tahun dapat menjaga pemberian DHA yang cukup dan seimbang. Setelah anak kita berikan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang sampai usia 2 tahun terutama asupan DHA. Pertanyaannya sekarang apakah hal itu dapat membentuk perkembangan otak dan kecerdasaan anak secara maksimal?. Jawabannya belum , mengapa? Karena pemberian nutrisi saja tidak cukup masih memerlukan stimulasi dari orang tua terutama pada masa keemasan anak.

Masa keemasan anak, adalah satu masa yang hanya terjadi sekali dan tidak dapat terulang kembali. Pada masa ini ibu dituntut cerdas berpikir dan bertindak. Asupan nutrisi dan stimulasi menjadi perhatian besar dan menjadi konsen utama untuk para ibu. Oleh karena itulah, di masa periode emas pertumbuhan otak ini, sangat penting untuk memberikan anak  nutrisi yang mereka butuhkan untuk perkembangan otak.

Beberapa hal yang saya lakukan untuk mendukung perkembangan otak dan kecerdasaan anak adalah:
Makanan sumber DHA
  1. Memberikan nutrisi lewat makanan dan minuman yang dikonsumsinya. Pada tahap ini saya merasa beruntung karena mempunyai anak yang tidak terlalu memilih makanan. Alin (3.5 tahun) putri saya termasuk anak yang tidak rewel jika diberi makan dengan sayuran dan lauk apa saja.
  2. Memberikan tambahan suplemen vitamin anak. Hal ini dimaksudkan untuk menambah asupan nutrisi yang mungkin masih kurang dari makanan dan minuman yang dikonsumsi anak.
  3. Memberikan stimulasi pada anak sesuai dengan tahapan perkembangan umurnya. Bisa dengan kita mengajak si kecil bernyanyi bersama, membacakan cerita, bermain susun balok dan sebagainya.
Stimulasi berperan pada kecerdasan anak


Menurut pakar kesehatan untuk putri saya, Alin (3.5 tahun) membutuhkan DHA sebesar 200 mg atau lebih per harinya. Salah satu vitamin anak yang mempunyai kandungan DHA yang bisa mencukupi kebutuhan untuk anak pada usia 2-5 tahun yaitu Seven Seas Emulsion. Dimana Seven Seas Emulsion mengandung DHA 224 mg per 10 ml. Vitamin anak ini saya rasa cocok untuk dikonsumsi putri saya karena sesuai dengan takaran yang diperlukan pada anak seusianya.

Sumber DHA tinggi pilihan ibu bijak

Bagi saya, DHA merupakan si hebat yang mempengaruhi perkembangan otak dan kecerdasaan anak namun seorang ibu tetap harus mengetahui tipe anak sehingga dapat memberikan stimulasi yang tepat pada anak sesuai dengan minat dan usia perkembangannya. Bila saya menjatuhkan pilihan untuk mendapatkan tambahan DHA pada Seven Seas emulsion, mengapa tidak ibu-ibu lainnya jatuh hati juga dengan pilihan saya?

Ceria dan suka belajar tanda anak cerdas

Sumber referensi


Tulisan ini diikutkan dalam
Lomba Blog Moms and Baby's Diary





Monday, April 1, 2013

Minta Ini Minta Itu


“Bu, aku main yang ini ya” tunjuk putriku pada permainan plosotan, belum lama berselang dia bilang lagi “ Bu, main yang itu juga ya” tunjuknya pada permainan panjat tali.
Begitulah yang akan dilakukan oleh putriku, saat diajak ke tempat bermain baik indoor maupun outdoor, selalu banyak sekali yang dimintanya dan ingin dicobanya.

Permintaan anak memang bermacam-macam terutama bila melihat sesuatu yang tidak ada di rumah atau sesuatu yang baru, semua ingin dicoba dan hal tersebut muncul dari rasa ingin tahu mereka yang besar. Putri saya, Alin (3.5 tahun) tergolong anak yang cukup berani sehingga jika ada sesuatu yang baru selalu ingin dicobanya sendiri. Awalnya saya sering khawatir, was-was dan takut kalau dia jatuh, luka atau lainnya yang membahayakan. Namun setelah saya pikir ulang, kenapa saya harus begitu khawatir karena hal-hal tersebut. Dan justru kekhawatiran kita itu yang bisa mengekang kemampuan dan daya ekplorasinya.

Main plosotan meski kadang masih perlu bantuan

Usia seperti Alin, bagi saya adalah usia dimana anak sedang senang mengeksplorasi kemampuan dalam segala hal, menunjukkan sosial kemandiriannya dan membangun percaya dirinya. Biasanya anak sudah mulai ingin main atau melakukan sesuatu tanpa dipegang atau ditemani orang tua. Beberapa tempat saya jadikan media untuk melatih putri saya sehingga dengan kebebasan yang saya berikan, dia bisa berkembang menjadi anak yang aktif dan mandiri.

Suatu saat saya mengajak Alin ke play land, biasanya saya akan membiarkan dia bermain sendiri dan saya hanya memperhatikan dari jauh. Sebelum berangkat saya bekali dahulu dengan pengetahuan tentang mainan apa saja yang ada disana, apa yang harus dilakukan dan bagaimana bila bertemu dengan teman terutama teman yang egois. Saya lihat dia aktif kesana kemari karena mencoba semua permainan yang ada.
Lain waktu saya membawanya ke kolam renang tentunya sayapun sudah membekalinya dengan apa yang sebaiknya dilakukan saat disana. Saya biarkan dia berenang sendiri tanpa bantuan saya, tetapi tetap saya mengawasinya. Kedua contoh di atas adalah contoh media tempat yang saya gunakan untuk melatih Alin menjadi anak yang aktif dan mandiri.

 Berenang sendiri melatih anak aktif dan mandiri

“Jangan main itu”, “Awas jatuh”, “Tidak boleh seperti itu”, itu adalah beberapa kata larangan yang lazim dikatakan orang tua kepada anak yang sedang aktif-aktifnya bereksplorasi. Orang tua pasti khawatir melihat anaknya melakukan sesuatu hal yang berbahaya, dalam tahap ini biasanya orang tua mengkategorikan anak dalam kategori nakal. Justru kenakalan anak ini yang membuat dia makin berkembang kecerdasan dan kemampuannya. Kalimat larangan biasanya justru membuat anak penasaran mencobanya tanpa mengindahkan apapun tetapi bila kita memberikannya kebebasan dan kita bekali anak dengan sebab akibat pada tiap permainan dan pertemuan maka kita dapat menuntun anak menjadi baik untuk sisi sosial kemandiriannya.

Tumbuh kembang seorang anak menjadi anak yang aktif dan mandiri selain dipengaruhi orang tua dalam mengajarkannya, juga dipengaruhi beberapa faktor lain seperti genetik, lingkungan dan asupan gizi. Sebagai penunjang agar kecerdasan otaknya juga berkembang, sangat baik jika kita menambahkan vitamin Sevenseas sebagai tambahan asupan gizinya. Dimana dalam vitamin Sevenseas terkandung DHA (Docosahexaeonic Acid) sebesar 224 mg dalam setiap 10 mLnya dan diperkaya multivitamin A, D, E, C, B6. Kandungan DHA sangat penting dikonsumsi anak terutama pada usia seperti Alin (pada masa keemasan) karena merupakan nutrisi bagi perkembangan otak dan sistem syaraf. Selain itu juga kandungan DHA dapat membantu pertumbuhan, daya tahan tubuh dan perkembangan kecerdasan otaknya.

Suplemen sahabat ibu bijak

Sebagai seorang ibu, saya sangat tidak ingin melewatkan masa keemasan ini karena  masa seperti ini tak kan pernah terulang kembali. Meskipun anak selalu minta ini minta itu, saya akan mencoba memberikan kebebasan serta menimbulkan kepercayaan diri dan tanggung jawab pada putri saya. Selain itu saya akan berikan yang terbaik untuk tambahan asupan gizinya. Bila saya menjatuhkan pilihan pada Sevenseas Emulsion sebagai tambahan asupan gizinya, kenapa tidak ibu-ibu yang lain mencoba menjatuhkan pilihan yang sama seperti saya.

Beberapa hal yang dilakukan untuk melatih anak aktif dan mandiri
Main dengan teman di luar rumah 

Bermain sendiri di taman bermain
 
Belajar naik turun tangga 


Tulisan ini diikutkan dalam
Lomba Blog Mom and Baby's Diary






Wednesday, March 6, 2013

Anakku Asset Berhargaku

Setiap anak adalah asset berharga bagi semua orang tua karena setiap orang tua pasti menginginkan hal yang terbaik dalam segala hal untuk anaknya. Anak kita pasti diharapkan dapat menjadi anak yang cerdas dalam hal IQ maupun EQ nya. Untuk mencapai kecerdasan yang diharapkan dapat dilakukan dengan merangsang otak anak secara benar dan bertahap sesuai kemampuannya.

Menurut dr. Howard Gardner dalam buku Frame of Mine : The Theory Of Multiple Intelligences (1983) menyebutkan bahwa kecerdasan intelegensi atau sering disebut sebagai IQ terdiri dari  7 komponen yaitu kecerdasan linguistic-verbal, kecerdasan matematis-logis, kecerdasan visual-spasial, kecerdasan ritmik-musikal, kecerdasan kinestetik, kecerdasan interpersonal dan kecerdasan intrapersonal.

Sebagai orang tua, aku menyadari betul pentingnya bagiku untuk meningkatkan kecerdasan IQ anak, aku harus mengetahui cara dan waktu yang tepat untuk merangsang dan meningkatkan IQ anak agar kecerdasan anakku berkembang secara optimal.

Stimulasi merupakan cara efektif dalam merangsang kecerdasan anak. Mengapa? Karena, otak manusia terdiri dari jutaan saraf. Stimulasi diberikan agar terjadi hubungan (network) antara satu saraf dengan saraf lainnya sehingga otaknya akan lebih mudah menerima dan menyimpan pesan dari luar.

Otak pusat penerima, penyimpan dan penghantar pesan

Beberapa cara yang aku lakukan terhadap anak-anakku yang bertujuan untuk menstimulasi kecerdasan anak, yaitu :
  • Untuk menstimulasi kecerdasan linguistic-verbal atau bahasa, aku mengajak anak melakukan beberapa permainan kata seperti tebak-tebakan contohnya aku menyebutkan ciri satu binatang dan anakku menebak binatang apakah itu, meminta anakku merangkai suku kata yang aku eja contohnya aku mengeja Ma-Ma dan anakku yang merangkai menjadi MAMA , mengajarkannya menulis, memintanya menceritakan film yang ditontonnya.

"Aku sudah bisa membuat coretan, Bu"

  • Untuk menstimulasi kecerdasan matematis-logis, aku melatih anakku untuk berhitung menggunakan jari tangan, bermain game angry bird dimana pada game ini harus membuat strategi sehingga lintasan lontar angry bird tepat mengenai blok yang harus dihancurkan.

Main game untuk membuat strategi 

  • Untuk menstimulasi kecerdasan visual-spasial, aku mengajak anakku bermain pazel, menyusun balok, melatih anak untuk menggambar dan mewarnai.

Buat menara dari susun balok

  • Untuk menstimulasi kecerdasan ritmik-musikal, sering memperdengarkan musik saat santai di rumah dan mengajaknya menghafal lagu, mengajak karaoke bersama, memintanya mengingat suara deringan telpon sehingga dia bisa membantu mengangkat telpon.

"Halo, mau bicara dengan siapa ya"

  • Untuk menstimulasi kecerdasan kinestetik, aku melatih anakku dengan cara berenang, naik sepeda, permainan jungkat-jungkit, plosotan, membuat kapal dan pesawat dari origami.

Stimulus juga perlu peran ayah

  • Untuk menstimulasi kecerdasan interpersonal, aku mengajak anakku untuk ikut dalam kegiatan aksi peduli terhadap sesama seperti mengunjungi panti jompo, melatih berinteraksi dan bermain bersama teman.

Bermain bersama teman


  • Untuk menstimulasi kecerdasan intrapersonal, mengajarkannya untuk bebas berekspresi seperti tertawa saat bahagia, menangis saat dia sedih dan cemberut saat dia marah dan juga memotivasinya supaya tampil  percaya diri saat ikut dalam lomba model dan foto. 

Percaya diri dan mandiri saat lomba foto

Kecerdasan anak harus terus dilatih dan distimulus terutama untuk mengoptimalkan daya konsentrasi anak. Namun sebagai ibu dari dua orang anak, aku harus pandai mencermati minat dan bakat masing-masing anak. Aku sadar bahwa anak akan lebih berkonsentrasi pada bidang yang diminatinya. Maka dalam melatih daya konsentrasi anak, seyogyanya orang tua tidak memaksa anak tetapi benar-benar dilakukan anak atas dasar rasa senang.

Masa yang paling baik dalam memaksimalkan stimulasi kecerdasan anak yaitu pada periode Golden Age (0 - 5 tahun). Dimana pada masa ini perkembangan otak anak mencapai puncak keemasan dan tidak akan terulanh pada tahun setelahnya. 
Seven Seas menjadi pilihanku sebagai suplemen tambahan untuk anak-anakku yang berguna sebagai sumber nutrisi terbaik bagi pertumbuhan dan kecerdasan otak. Karena dalam Seven Seas terkandung kebaikan minyak hati ikan kod dan diperkaya dengan multivitamin (A, D, E, C, B6). 
Akan kulakukan dan kuberikan yang terbaik untuk putra putriku karena mereka adalah asset terbesar dan paling berharga yang kumiliki.

Stimulus kecerdasan interpersonal

Stimulus kecerdasan visual-spasial

Stimulus kecerdasan kinestetik

Stimulus kecerdasan interpersonal


Tulisan ini diikutkan dalam





Monday, March 4, 2013

Siasat Jitu Untuk Buah Hatiku


Aku pikir putriku, Alin (3 tahun) sama dengan anak-anak lain yang susah makan ataupun suka pilih-pilih makanan. Putriku tergolong anak yang susah makan, dia lebih suka minum sufor sebagai pengganti makan. Jika minum sufor dia minta hampir 2-3 jam sekali, setiap minum sebanyak 200 ml dan akibatnya putriku jadi tidak mau makan.


"Minum susu itu bisa sambil bobok Bu"



Sebagai seorang ibu hal itu membuatku khawatir,  tentu saja aku tidak ingin anakku tidak tercukupi gizinya. Padahal gizi seimbang  tidak hanya diperoleh dari sufor saja tetapi juga memerlukan makanan sebagai sumber asupan gizi. Karena itu aku harus berusaha keras agar putriku jadi mau makan.


"Alin enggak mau makan"

Aku cukup kebingungan menghadapi hal ini, aku tidak mau memaksakan putriku untuk makan karena aku takut  akan menimbulkan kemarahannya. Aku tidak mau menimbulkan temper tantrum pada putriku. Tapi aku juga tidak mau berdiam diri terlalu lama membiarkan putriku terus menerus tidak suka makan.
 

Aku coba sajikan makanan yang menjadi  menu favorit anak pada umumnya, dengan harapan makanan ini bisa menjadi menu favorit anakku. Contoh menu favorit anak yang aku sajikan antara lain :

  • Ayam goreng ala Kentucky 
  •  Sosis 
  •  Nugget 
  •  Telur
  • Kentang goreng
Namun hal ini tidak begitu membantu Alin menjadi lahap makan, walau terkadang dia mau makan tapi lebih banyak sulitnya.




 


Setelah mencoba dan berusaha beberapa alternatif cara supaya putriku mau makan tanpa paksaan dan atas dasar rasa senangnya maka aku melakukan beberapa cara solusi cerdas, seperti :
  1. Membuat makanan dengan tampilan semenarik mungkin, contohnya adalah dengan membentuk nasi, sayuran dan lauk ditampilkan seperti boneka atau bentuk-bentuk lainnya yang tentunya sesuai dengan dunia anak-anak. 
  2. Memberi sebutan lain dengan nama yang menarik perhatiannya, contohnya nasi dan sayuran seperti wortel, buncis, kacang polong, jagung manis, diberi nama nasi pelangi.
  3. Merekayasa nasi, sayuran dan lauk menjadi camilan sehat, contohnya membuat bitter bolen dari nasi diberi wortel, brokoli, daging cincang, telur. 
  4. Memberi hak demokrasi pada putriku, artinya aku memberi kebebasan pada Alin untuk menentukan ingin makan dengan sayur dan lauk apa setiap harinya. Karena aku pikir jika saat itu dia sedang suka dengan sesuatu tapi aku mengubahnya tanpa memberinya kesempatan untuk menyatakan keinginannya, hal itu dapat membuatnya frustasi dan menjadi ogah makan. 
  5. Membuat suasana makan seperti permainan, contohnya bila saat menyuapi kita mengibaratkan suapan adalah mobilnya dan mulut putriku adalah garasinya. Kita buat permainan seolah-olah mobil akan masuk garasi. 
  6. Mengajak Alin ikut serta dalam menyiapkan apa yang akan dimakannya, sesekali aku pikir perlu mengajak Alin untuk ikut serta menyiapkan makanan sehingga dia merasa bangga untuk menghabiskan makanan buatannya sendiri.
Berkat hal tersebut, kini Alin putriku sudah bukan lagi termasuk anak yang susah makan. Namun aku harus terus belajar agar lebih pandai berkreasi dengan makanan, karena bentuk, tampilan dan nama lain yang sifatnya permainan ternyata sangat membantu putriku jadi tidak susah makan lagi.

Selain itu sebagai suplemen tambahan untuk asupan gizinya, aku memberikan Seven Seas. Seven Seas dengan rasa jeruk asli membuat putriku menyukainya, selain itu dapat kita temukan kebaikan ikan kod di dalamnya. Dimana minyak hati ikan kod yang mengandung DHA dan diperkaya multivitamin (A, D, E, C, B6) berguna untuk memberikan nutrisi terbaik bagi pertumbuhan dan kecerdasan anak.

Nasi Boneka



Nasi hias ala laut


Nasi pelangi

Bitter bolen nasi



                                                Tulisan ini diikutkan dalam
                                          Lomba Blog Moms and Baby's Diary